Mitos menunjuk kuburan dengan jari telunjuk

Indonesia adalah negara yang memiliki beragam suku, adat dan kepercayaan yang memiliki beragam kebudayaan. Salah satunya adalah mitos, biasanya mitos di Indonesia diturunkan secara turun-temurun.

Di tulisan ini saya akan membahas tentang salah satu mitos yang lumayan dikenal oleh masyarakat, yaitu mitos "menunjuk kuburan dengan jari telunjuk".



Sebagian dari kita mungkin pernah dilarang oleh para orangtua untuk tidak menunjuk kuburan menggunakan jari telunjuk, apabila dilakukan maka kita harus mengemut jari telunjuk kita agar tidak membusuk, atau kalau ditempat saya yang populer itu jari telunjuk tersebut akan membengkok. Semakin dewasa ini, kepercayaan saya akan hal-hal berbau mitos dan pamali mulai berkurang. Saya bertanya dalam hati "seriusan gak boleh nunjuk kuburan? terus kalo ada yang nanya alamat kuburan gimana nunjuknya?" lalu "apakah benar jari gue akan bengkok kalo nunjuk kuburan?", karena jika menggunakan akal sehat tidak mungkin hal itu dapat membuat jari membusuk atau membengkok. Kemudian pada jum'at 1 April 2022, gak ada angin gak ada hujan saya menunjuk salah satu kuburan di TPU, dan... apa yang terjadi?
Yap tidak terjadi apa-apa haha.

Tujuan dari dibuatnya mitos ini dikarenakan untuk menghormati orang yg telah meninggal, karena dalam kepercayaan yang saya anut, kita harus menghormati orang yang telah meninggal seperti orang itu masih hidup.

Mitos yang seperti ini adalah hasil pemikiran dari nenek moyang orang Indonesia yg kreatif pada masanya, meskipun begitu mitos seperti ini sebaiknya jangan dihapuskan tetapi di lestarikan tanpa ada embel-embel dibelakangnya. Jadi sebaiknya kita sebagai manusia yang hidup diwaktu sekarang sebaiknya memahami dan mengambil hikmah, tujuan dan esensi dari mitos tersebut bukan dipahami dan diyakini secara literal saja. 

Sekian terimakasih karena telah membaca tulisan ini, jangan lupa kasih komentar jika ada yang ingin ditambahkan :)


Komentar